Tag: Klaim Asuransi

Memahami Pemicu Klaim Asuransi Telat atau Tidak Dibayar

Minat masyarakat di tanah air untuk membeli asuransi masih tergolong rendah. Hal ini bisa dipengaruhi oleh pengalaman pahit atau mindset negatif yang terbentuk karena maraknya pemberitaan tentang klaim asuransi yang telat bahkan tidak dibayar oleh perusahaan asuransi sehingga menimbulkan trauma & berat hati untuk membeli produk asuransi. Patut diketahui bahwa klaim asuransi yang telat atau tidak dibayar bukan sepenuhnya kesalahan provider asuransi, melainkan juga karena keteledoran pemegang polis. Yuk, pahami pemicunya dari kedua belah pihak!

Dari pihak pemegang polis

Jangan dahulu menyalahkan atau memandang buruk penyedia asuransi ketika klaim asuransi yang diajukan telat atau bahkan tidak dibayarkan. Hal tersebut bakalan dialami jika pemegang polis melakukan kesalahan-kesalahan berikut:

  • Terlambat mengajukan klaim. Setiap perusahaan asuransi memberikan batasan waktu pengajuan klaim asuransi, biasanya sekitar 30 sampai 60 setelah kejadian buruk menimpa (tergantung dari produk asuransi serta perusahaan asuransi yang dipilih). Ketika mengajukan klaim lewat dari batas waktu tersebut, perusahaan tidak memproses klaim yang diajukan sesuai dengan perjanjian dalam polis.
  • Polis dalam keadaan lapse. Pengajuan klaim akan ditolak ketika polis asuransi dalam kondisi lapse (non-aktif). Polis non-aktif bisa dipicu lantaran premi asuransi tidak dibayar hingga lewat masa tenggang. Untuk mendapatkan kembali manfaat polis asuransi tersebut, pemegang polis harus melakukan pemulihan dengan membayar premi yang tertunggak serta mengisi formulir yang telah disediakan oleh perusahaan.
  • Kejadian tidak tercantum dalam polis. Nasabah membeli asuransi mobil dengan jenis perlindungan comprehensive. Jika suatu hari mobil nasabah mengalami kerusakan akibat bencana alam, klaim yang diajukan tidak bakal diterima karena kejadian ini tidak termasuk dalam perlindungan comprehensive tetapi dalam perlindungan perluasan.
  • Dokumen klaim tidak dilengkapi. Selain polis asuransi yang aktif, ada banyak dokumen yang harus dilengkapi (sesuai dengan kejadian yang dialami) oleh nasabah ketika akan mengajukan polis. Apabila nasabah tidak melengkapi keterangan dari dokter ketika sakit atau keterangan dari pihak kepolisian ketika kecelakaan, perusahaan berhak menolak klaim.
  • Pengajuan saat waiting period. Ketika klaim dilakukan saat masa tunggu, pencairan dana tidak bisa dilakukan oleh perusahaan. Misalnya, tertulis dalam polis bahwa penyakit khusus memiliki masa tunggu 12 bulan. Artinya, ketika pemegang polis menderita penyakit khusus (gagal ginjal, diabetes, jantung, hernia, dsb) & mengajukan klaim kurang dari 12 bulan, pengajuan klaim akan ditolak.

Dari pihak provider asuransi

Sudah mengikuti prosedur pengajuan klaim dengan benar, tetapi mengapa klaim tidak kunjung diproses bahkan tidak dicairkan? Ini bisa disebabkan karena perusahaan tidak mempunyai dana untuk memberikan ganti rugi pada nasabah. Bisa juga karena perusahaan asuransi “nakal” di mana dengan sengaja mengulur waktu atau sama sekali tidak akan mencairkan klaim nasabah untuk keuntungan perusahaan. Ketika musyawarah tidak menemukan titik terang, jalur hukum bisa ditempuh. Bertolak dari kondisi ini, ketelitian sangat diperlukan ketika memilih provider asuransi. Jangan sampai terperangkap pada provider asuransi yang abal-abal. Pilih perusahaan asuransi yang telah lama malang melintang dalam perasuransian, mempunyai kekuatan aset yang bagus, menawarkan tarif premi yang masuk akal, telah mendapatkan pengakuan dari banyak orang, dll.

Tips agar klaim Asuransi Mobil Diterima

Saat ini mobil telah banyak ditemui di jalan raya, semakin banyak kendaraan satu ini sudah pastinya akan rawan terjadi kecelakaan. Ini bisa saja terjadi tidak hanya kelalaian dari diri sendiri tapi bisa juga diakibatkan oleh orang lain. Adapun salah satu cara untuk melindungi mobil yaitu dengan mengasuransikan mobil. Mobil yang telah diangsuransikan bisa mengurangi resiko kerugian akibat hal-hal yang tidak terduga dan juga membuat orang yang mengendarai mobil merasa nyaman. Nah, untuk mengurangi resiko kerugian pada mobil yang telah diangsuransikan, Anda harus mengajukan klaim terlebih dahulu. Pengajuan klaim ini tidak semua orang akan diterima oleh perusahaan asuransi karena banyak juga yang mendapatkan penolakan. Maka dari itu, agar klaim asuransi mobil diterima oleh perusahaan asuransi, ini dia tipsnya.

Bayar premi tepat waktu

Sebagai seorang pemegang polis Anda memiliki kewajiban dan tangung jawab yang harus dilakukan yaitu membayar premi asuransi agar polis tetap aktif. Jika Anda rutin membayar polis selama bulan pertama, kedua, ketiga, tapi lama kelamaan kebiasan itu hilang sehingga Anda tidak membayar polis, ini dapat menjadi alasan pihak asuransi mobil menolak pengajuan klaim Anda. Jadi, cara termudah yang dapat Anda lakukan agar klaim asuransi Anda diterima adalah dengan membayar premi tepat waktu. Premi yang dibayar tepat waktu, secara otomatis polis Anda akan selalu aktif. Untuk membuat Anda tidak lupa membayar premi, gunakan saja metode autodebit dari rekening.

Lengkapi semua dokumen yang dibutuhkan

Jika mengajukan klaim salah satu dokumen tidak lengkap, besar kemungkinan ini menjadi alasan bahwa pihak asuransi akan menolak pengajuan klaim Anda. Untuk itu, sebaiknya Anda jangan tergesa-gesa ketika mengajukan klaim agar semua dokumen yang dibutuhkan lengkap. Semakin lengkap dokumen, semakin cepat proses klaim akan diproses. Adapun dokumen-dokumen yang harus Anda lengkapi seperti fotocopy KTP, STNK, SIM, surat keterangan dari kepolisian, mengisi formulir, dan lain sebagainya.

Laporkan dan ajukan klaim dengan segera

Laporan dan pengajuan klaim yang telah lama bisa membuat pihak asuransi tidak akan bertangung jawab alias pengajuan klaim akan ditolak. Oleh karena itu, agar klaim asuransi mobil diterima, Anda harus melaporkan kejadian dengan segera sebagai tanda bukti. Jika mobil Anda dicuri atau kecelakaan, segeralah untuk melapor pada pihak asuransi tentang apa yang menimpa mobil Anda. Langkah yang harus dilakukan yaitu dengan menghubungi pihka asuransi dalam waktu 3×24 jam. Anda bisa melaporkan kejadian dengan cara segera, melalui SMS, telpon, email, atau juga datang langsung ke perusahaan asuransi. Cara ini dilakukan guna untuk mencegah agar klaim Anda tidak ditolak.

Ajukan klaim sesuai dengan isi polis

Jika mobil Anda rusak akibat ugal-ugalan ini tidak akan menjadi tanguan dari pihak asuransi. Pihak asuransi akan menerima klaim Anda jika klaim yang diajukan sesuai dengan apa yang telah ada di dalam isi polis. Mobil yang diangsuransikan rusak atau kecelakaan akibat ugal-ugalan, maka pihak asuransi akan menolaknya. Pastikan terlebih dahulu bahwa mobil yang akan Anda ajukan klaim benar-benar rusak atau lainnya dikarenakan sesuai dengan isi polis yang telah Anda tentukan sebelumnnya. Dengan Anda mengajukan klaim sesuai dengan isi polis, besar peluang klaim Anda akan diterima.

Klaim asuransi merupakan salah satu cara untuk mendapatkan profit yang telah dibayar selama ini. Jadi, Anda harus mengajukan klaim sesuai dengan prosedur yang ada agar tidak ditolak.