Category: Bisnis

Kriteria Perusahaan yang Sehat

Setiap tahunnya, selalu ada satu atau dua perusahaan baru yang muncul. Itulah sebabnya mengapa persaingan bisnis semakin setiap harinya. Meskipun begitu, tidak semua perusahaan bisa dikatakan sehat karena mereka mampu bertahan dari persaingan dengan melakukan hal-hal yang bisa dikatakan tidak baik. Sebagai contoh, beberapa perusahaan mengaku-ngaku bahwa mereka profesional dan terpercaya padahal usia perusahaan mereka belum genap satu tahun. Lalu, ada pula perusahaan yang mengatakan bahwa mereka menjual produk berkualitas padahal produk tersebut dibuat dengan bahan-bahan mentah yang tidak ada kualitasnya. Bagaimana dengan perusahaan Anda? Apakah perusahaan Anda adalah perusahaan yang sehat? Jika Anda masih ragu untuk menjawabnya, silahkan baca kriteria perusahaan sehat berikut untuk memastikan apakah perusahaan Anda sudah termasuk di dalamnya atau belum:

Pendapatan lebih besar dibandingkan pengeluaran

Perusahaan yang sehat tentu memiliki kondisi keuangan yang baik di mana pendapatan mereka lebih besar dibandingkan dengan pengeluaran. Memang tidak ada perusahaan yang selalu untung karena persaingan di era modern seperti ini sangatlah ketat. Hal ini biasanya dinilai dengan perbandingan dalam satu tahun.Apabila dalam 9 bulan mengalami keuntungan dan sisanya ada yang sama dan ada juga yang lebih besar pengeluaran, perusahaan tersebut bisa dikategorikan sebagai perusahaan yang sehat. Di sisi lain, apabila perusahaan selalu merugi, lebih besar pengeluaran daripada pemasukan, perusahaan tersebut sedang berada dalam kondisi yang tidak sehat. Nah, coba cek bagaimana pendapatan dan pengeluaran di perusahaan Anda. Apakah keduanya sama atau satu di antaranya lebih besar. Bila ternyata pendapatan di perusahaan Anda selama satu tahun lebih besar dibandingkan pengeluaran, perusahaan Anda sudah termasuk perusahaan sehat.

Hubungan antara atasan dan karyawan baik

Tidak hanya dinilai dari kondisi keuangan, perusahaan yang sehat juga bisa dilihat dari hubungan antara antasan dan karyawan atau karyawan dengan karyawan. Apabila hubungan mereka baik, tentu saja perusahaan akan kondusif dan bisa dimasukkan ke dalam perusahaan yang sehat. Sebaliknya, bila ada banyak karyawan yang bermusuhan dengan karyawan lain atau membenci atasan mereka, perusahaan tersebut tidaklah baik dan tidak dalam kondisi yang sehat. Bagaimana dengan perusahaan Anda? Bila Anda merasa bahwa hubungan Anda dengan pegawai baik-baik saja, begitu juga sesama pegawai, itu artinya perusahaan Anda sehat. Namun, bila sering terjadi keretakan dan konflik antar karyawan, Anda harus menengahi dan memecahkan masalah tersebut agar suasana kondusif di dalam perusahaan terus terjaga dengan baik.

Produk yang ditawarkan dijaga kualitasnya dengan maksimal

Kriteria ketiga untuk perusahaan yang sehat adalah produk yang ditawarkan dijaga kualitasnya dengan maksimal. Ya, ini adalah salah satu bentuk strategi untuk membuat produk mampu bersaing di pasaran dan untuk menjaga kepercayaan konsumen. Sadari bahwa ada banyak perusahaan di luar sana yang tidak mampu melakukan hal ini karena mereka takut rugi, ingin menghindari kebangkrutan, dan alasan lainnya. Mereka pun pada akhirnya mencurangi produk dengan mengurangi takaran bahan-bahan atau menggunakan bahan-bahan yang memang tidak berkualitas. Dengan demikian, perusahaan mereka sudah melakukan hal yang seharusnya tidak mereka lakukan. Ini yang akan membuat mereka menjadi perusahaan yang tidak sehat.Anda jangan pernah mencurangi produk Anda sendiri dengan melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengurangi kualitas produk. Apabila Anda melakukannya, Anda sendiri yang akan merugi nantinya. Kualitas produk itu harus terus dijaga agar konsumen terus percaya dan produk Anda bisa terus dikenal olah masyarakat luas.

Ciptakan Bisnis dari 5 Jenis Hobi Ini!

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menemukan peluang bisnis, selain melakukan riset pasar untuk mengetahui apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat luas, juga dapat diciptakan dari hobi atau juga kegemaran. Jangan salah, hobi tidak hanya membawa ke hal-hal negatif seperti lupa waktu belajar. Ada hobi yang justru memicu keinginan untuk terus belajar meskipun tidak disadari secara langsung, bahkan dapat menjadi peluang bisnis yang cukup menguntungkan di masa depan. Penasaran apa saja hobi yang dimaksud? Berikut uraiannya selengkapnya:

Penulis

Senang menulis baik tentang diri sendiri maupun biografi atau kisah orang lain, memiliki suatu peluang untuk menjadi seorang penulis. Anda bisa menjadi jasa penulis artikel yang banyak dicari perusahaan-perusahaan pada umumnya baik itu dalam bentuk PT maupun CV sebagai tenaga pemasar bisnis. Dengan keahlian yang terampil, dapat mengiri kualitas tulisan kian bagus. Modal yang digunakan ialah komputer dan juga akses internet. Pekerjaan ini dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja tanpa mengenal waktu dan tempat. Selagi sarana memadai, sangat memungkinkan dalam menekuni bisnis tersebut.

Design grafis

Suka mengedit foto lewat photoshop atau coreldraw juga merupakan suatu kesempatan, apalagi telah menguasai software tersebut hingga benar-benar mahir, bukan tidak mungkin menjadi seorang desainer yang handal. Perlu diketahui bahwa, banyak orang dengan sengaja melanjutkan studi ke perguruan tinggi untuk mendapat pengetahuan secara meluas dan menjadi designer yang cakap. Namun, dengan hobi yang selaras juga sangat memungkinkan untuk meningkatkan keahlian menjadi lebih ahli dan terampil. Selain membuka bisnis sendiri, keahlian tersebut juga memiliki peluang kerja yang bagus di berbagai perusahaan, mulai dari usaha kecil, menengah hingga perusahaan besar seperti BUMN dan BUMS.

Fhotografer

Tahukah Anda bahwa para pemotret yang sukses pada hakikatnya tidak selalui duduk di bangku kuliah dan menerima materi yang diberikan oleh dosen, tetapi juga banyak yang belajar dari pengalaman dan hasil sendiri. Ketika hasil pemoteran jelek maka akan segera diganti dan mencari tahu titik permasalahan. Menjadi seorang photografer memang tidak memiliki penghasilan tetap, terkecuali bila bekerja di perusahaan. Namun demikian, penghasilan juga tidak terbatas ketika menerima banyak orderan terlebih di tahun ajaran baru dan juga musim nikah. Bermodalkan camera berkualitas bagus dan bergabung dengan komunitas photografer profesional sangat memungkinkan untuk menghasilkan gambar-gambar terbaik. Bila Anda memiliki kegemaran dalam bidang tersebut, tidak ada salahnya bila mempelajarinya lebih dalam untuk menciptakan hasil karya-karya yang memuaskan.

Koki

Tidak hanya wanita yang bisa memasak, tetapi juga laki-laki. Bahkan, masakan mereka (laki-laki) terkadang lebih sedap daripada wanita. Jangan salah dengan keahlian memasak, selain punya kesempatan untuk ikut kompetensi juga memiliki peluang dalam membangun bisnis pribadi, entah itu rumah makan, restoran, atau juga lesehan. Sekadar tips, pastikan memiliki planning yang baik bila ingin terjun dalam bisnis ini, mulai dari tempat, bahan baku, tarif, dan lain-lain. Sebab beberapa hal tersebut menjadi pertimbangan besar bagi para konsumen untuk berkunjung.

Guru musik

Suka memainkan alat musik, baik itu gitar, piano, biola, drum, saxophone, dan masih banyak lagi juga dapat dimanfaatkan untuk meraih pundi-pundi uang. Caranya ialah dengan membuka tempat les atau kursus musik. Dengan suara musik yang menghibur hati disertai kegemaran dari dalam diri, tidak akan membuat bisnis terasa berat. Inilah satu keunggulan dari les musik yang relatif berbeda dari yang lain. Selain menyenangkan juga menguntungkan.

Anyway, apakah Anda memiliki salah satu dari beberapa hobi di atas? Jika iya, tidak ada salahnya bila mencoba memanfaatkannya.